Lelah Menunggu Kepastian KKN, Mahasiswa Mendesak LP2M


Reporter : Arvito Caesario A.P, Nur Azlina

Desakan aliansi BEM Fakuktas terhadap koordinator pusat KKN LP2M, dilakukan agar LP2M segera memberi kepastian terkait pelaksanaan KKN BTV III tahun ini. Banyak sekali permasalahan yang timbul akibat ditundanya kegiatan KKN tahun ini. Ali Badrudin selaku koordinator pusat KKN LP2M tengah berupaya untuk mengembangkan mekanisme KKN BTV III tahun ini. Oleh karena itu LP2M bersama dengan BEM fakultas seluruh Universitas Jember mengadakan forum audiensi terbuka pada tanggal 29 Juli 2021 pukul 08.00 WIB yang dilakukan secara daring(online). Pembahasan pertama pada acara ini yaitu mahasiswa mengeluhkan cara penyampaian informasi yang dilakukan oleh pihak LP2M yang dinilai tidak efektif dan terkesan tidak resmi. Pihak LP2M sendiri telah membuat sebuah grup khusus mahasiswa yang ingin mengikuti KKN BTV III melalui laman resmi Facebook. Cara ini dinilai belum dapat menjangkau seluruh mahasiswa peserta KKN. Terbukti pada penjelasan Ali Badrudin yang menyatakan bahwa baru 2700 dari 3700 mahasiswa yang menerima informasi tersebut. Jika kita melihat angka tersebut tentu hanya 72,9% mahasiswa yang mengikuti perkembangan informasi mengenai pelaksanaan KKN tahun ini. LP2M bersama dengan UPT TI telah melakukan koordinasi terkait penggunaan website yang saat ini masih bermasalah. Tentu dengan adanya website ini mahasiswa peserta KKN BTV III diharapkan dapat menerima informasi serta melakukan registrasi terkait pelaksanaan KKN.

Masalah selanjutnya yang menjadi perdebatan yang cukup panjang yaitu mengenai perizinan kegiatan KKN. Salah satu perwakilan BEM Fakultas Universitas Jember merasa dipersulit ketika tengah mengurusi surat perizinan pada kepala daerah setempat. Selain itu mereka juga khawatir ketika sedang meminta surat perizinan di kepala daerah setempat dapat menyebabkan kerumunan karena banyaknya mahasiswa yang mengikuti KKN. LP2M menanggapi pernyataan tersebut dan membenarkan bahwa pengurusan surat perizinan terkait pelaksanaan KKN akan difasilitasi oleh Bakesbangpol. LP2M juga memberikan opsi kepada mahasiswa yang merasa kesulitan dalam meminta surat perizinan untuk mengurusnya melalui RT/RW setempat. Dalam penerapan PPKM dan protokol kesehatan yang ketat dari pemerintah membuat banyak orang merasa dirugikan, tak terkecuali dengan mahasiswa yang ingin mengikuti KKN tahun ini. Banyak dari mahasiswa yang khawatir ketika pelaksanaan KKN tahun ini dilakukan secara offline akan mengganggu kegiatan perkuliahan yang akan dimulai pada tanggal 23 Agustus 2021. Pada masa pandemi seperti sekarang dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat membuat dilema banyak orang. LP2M telah berencana akan mengadakan pelaksanaan KKN tahun ini secara daring(online). Keputusan ini dibuat dengan mempertimbangkan kesehatan peserta KKN dan masyarakat sekitar ketika harus melakukan kontak fisik terus menerus selama pelaksanaan kegiatan KKN. LP2M juga berencana untuk memotong masa KKN menjadi 30 hari saja. Dengan adanya rencana tersebut LP2M menganggap bahwa itu tidak akan menjadi masalah jika dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan perkuliahan. Namun jika rencana tersebut tidak disetujui dapat dilakukan penundaan hingga Januari 2022.

Dalam diskusi bersama dengan LP2M tersebut, BEM Fakultas juga menyinggung mengenai pelaksanaan timeline yang tidak jelas. Hal ini terbukti dimulai dari pra-penerjunan, penerjunan, hingga pasca penerjunan. Tanggapan yang diberikan oleh LP2M hanya sekedar memberitahu bahwa akan ada pengumuman lebih lanjut pada tanggal 2 Agustus 2021 nanti. Sementara itu untuk plotting DPL akan diumumkan paling lambat tanggal 1 Agustus 2021. Selain masih belum jelasnya informasi yang diberikan, LP2M juga belun menyiapkan mekanisme pelaksanaan KKN terhadap mahasiswa yang terkonfirmasi positif COVID 19, dimana mereka harus melakukan isolasi mandiri dan terpaksa tidak dapat mengikuti kegiatan KKN sesuai dengan timeline. Namun hal tersebut disanggah oleh LP2M dan mengatakan bahwa mahasiswa yang terkonfirmasi positif COVID-19 dapat mengajukan perubahan tanggal pelaksanaan KKN setelah berkonsultasi dengan DPL. Dalam penyampaian informasi terkait pelaksanaan KKN BTV III, LP2M telah membuat sebuah buku panduan dimana isi dari buku tersebut telah dimodifikasi mengenai waktu pelaksanaan kegiatannya saja. BEM Fakultas banyak menyarankan agar dicantumkan kembali mengenai pertanyaan – pertanyaan yang sering ditanyakan. Hal ini langsung dibantah oleh pihak LP2M dengan alasan bahwa pembuatan buku panduan yang baru akan menyita banyak waktu sehingga tidak efektif. LP2M merasa bahwa buku panduan KKN BTV III sudah relevan dengan kondisi pandemi saat ini. Selain itu, LP2M juga menyarankan agar lebih sering berkonsultasi dengan DPL

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password