SULITNYA KULIAH ONLINE HINGGA KEKECEWAAN MAHASISWA BARU TERHADAP KAMPUS


Pandemi COVID-19 belum juga berakhir. Pendidikan dan ekonomi menjadi salah satu dari sekian banyak sektor yang terdampak pandemi COVID-19. Segala bentuk kegiatan yang melibatkan orang banyak dibatasi. Begitupula dengan kegiatan pembelajaran di kampus. Sejak setahun lalu, kegiatan pembelajaran di Universitas Jember dilakukan secara daring. Di satu sisi, pembelajaran secara daring memang membuat mahasiswa dapat melaksanakan pembelajaran dari rumahnya masing-masing, namun di lain sisi ada banyak sekali kemudian masalah baru yang dirasakan oleh mahasiswa. Mulai dari masalah jaringan, kuota yang tidak murah, hingga kesulitan memahami materi karena penyampaian yang dirasa kurang maksimal. Secara perlahan, pemerintah mulai mencoba untuk mencari solusi untuk meringankan masalah yang dihadapi mahasiswa. Yakni dengan memberikan kuota belajar untuk masing-masing mahasiswa sebesar 50GB setiap bulannya.

Sejak pertengahan tahun 2020, tibalah mahasiswa baru di Universitas Jember. Sejak hari pertama kuliah, mereka langsung dihadapkan pada sistem pembelajaran secara daring. Tak sedikit pula dari mereka yang mengeluh akan pembelajaran secara daring ini. Terlebih akhir-akhir ini terdapat isu bahwa bantuan paket data akan dihapuskan. Tentu hal ini sangat mengejutkan dan membuat tidak sedikit mahasiswa yang keberatan apabila isu yang beredar benar-benar terjadi. Salah seorang mahasiswa baru dari Fakultas Ilmu Komputer menuturkan bahwa dirinya keberatan akan dihapuskannya bantuan paket data. Menurutnya, bantuan ini setidaknya membantu meringankan beban pengeluaran di masa pandemi sekarang ini. Karena pembelajaran daring ini mengharuskan dirinya online terus sementara besaran ukt yang harus dibayar dan harga paket data juga tidak murah.

Tak sedikit pula yang akhirnya merasa keberatan dengan jumlah UKT yang harus mereka bayarkan setiap semesternya. “Saya merasa agak keberatan dengan UKT yang tidak mengalami penurunan padahal kita sama sekali belum menggunakan fasilitas yang ada di kampus” tutur salah seorang mahasiswa. Beberapa mahasiswa yang telah kami mintai keterangan bahkan menyebutkan tanggapannya atas fasilitas kampus. Salah seorang mahasiswa baru di Fakultas Ilmu Komputer bahkan menyebutkan “Gedungnya bagus cuma masih tergolong kecil, parkirannya jauh, sekret ukm ormawa cuma satu. Kemudian saya juga denger dari kakak tingkat juga bahwa ruang kelasnya kurang, kemudian toiletnya kurang bersih dan beberapa kali juga kekurangan air”. Salah seorang lainnya pun berpendapat bahwa seharusnya dengan besaran UKT yang mereka bayarkan, mereka pantas mendapatkan fasilitas yang lebih baik. Dari penuturan mereka, tentu mahasiswa berharap agar universitas memperbaiki dan melengkapi fasilitas-fasilitas yang ada, sehingga mahasiswa merasa besaran UKT yang mereka bayarkan sepadan dengan fasilitas yang didapatkan.

Reporter : Choirul Umam
Ilustrasi : Rifky Martha Hadian F.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password