UTBK UNEJ Jadikan Rapid Test Sebagai Syarat Wajib

Universitas Jember
Universitas Jember

Rapid test wajib dilakukan peserta, berdasarkan hasil rapat koordinasi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Universitas Jember di Pendopo Wahyawibawagraha yang membahas perihal pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada selasa (26/03/2020).

Rapat tersebut dilaksanakan dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, karena UTBK wajib dilaksanakan sedangkan saat ini masih mengalami pandemi virus corona. Hasil rapat menyepakati penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan UTBK 2020. Salah satunya mewajibkan peserta membawa surat sehat dan rapid test dari rumah sakit rujukan covid-19.

Dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Jember, Bupati Jember, Faida mengatakan “Tim gugus tugas memberikan suatu rekomendasi bahwa tidak ada peserta dari luar kota yang mengikuti tes tanpa memastikan aman dari covid yaitu dengan membawa hasil rapid test”. Tim gugus tugas Jember membantu pelaksanaan tersebut dengan membuka pelayanan rapid test untuk peserta. Dalam langkah awal identifikasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan di pos perbatasan diwajibkan bagi peserta yang dari luar Jember.

Pelaksanaan UTBK ini akan memakan waktu lebih singkat, sebagaimana diungkapkan oleh Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna “UTBK sekarang jauh lebih ringkas dari sebelumnya dengan hanya 1 macam tes sehingga prosesnya lebih pendek hanya sekitar satu jam sehingga dalam satu hari bisa diadakan empat sesi”. Pada tahun ini tes yang diujikan dalam UTBK hanya ada satu yakni Tes Potensi Skolastik (TPS), berbeda dengan tahun sebelumnya yang menyertakan juga Tes Potensi Akademik (TPA).

Untuk menjaga protokol kesehatan, pelaksanaan pada setiap ruang kapasitasnya dikurangi 50%. Pelaksanaan UTBK dilakukan tanggal 5 hingga 12 Juli 2020.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password