340 Mahasiswa Sistem Informasi Sumbangkan Hak Suara Pemilu Ketua HIMASIF 2016/2017

Perolehan suara Pemilu Ketua HIMASIF 2016/2017. (Infografis: Panitia VOC)

Senin, 7 November 2016, mahasiswa Sistem Informasi Universitas Jember merayakan pesta demokrasi, yakni Pemilihan Umum (Pemilu) Ketua Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASIF). Pemilu Ketua HIMASIF merupakan rangkaian kegiatan Voice Of Change (VOC) yang dilaksanakan di balkon sebelah aula Program Studi Sistem Informasi (PSSI). Kegiatan tersebut dijadwalkan mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Sekira pukul 08.30, acara tersebut baru dimulai. Menurut Fitri Fatimah (2015), salah satu sie Acara, penyebab acara yang tidak tepat waktu adalah persiapan yang seharusnya dilakukan sebelum hari acara (Minggu, 6 November 2016) tidak bisa dilakukan, terkait kendala ijin masuk sore sebelumnya; sehingga persiapan dilakukan sebelum acara dimulai. Pemilu Ketua HIMASIF berakhir pukul 16.00 WIB, kemudian dilanjutkan perhitungan suara.

Fitri juga menegaskan, kriteria pemenang Pemilu Ketua HIMASIF yakni, jumlah suara terbanyak diantara kandidat. Pukul 16.30 WIB, hasil Pemilu diumumkan. Kemenangan kandidat nomor 3, yakni Abbi Nizar dari angkatan 2015, memperoleh suara terbanyak yakni 115 suara.

Andry Dermawan, Ketua HIMASIF 2015/2016, menyampaikan bahwa hasil Pemilu Ketua Himpunan yang dimenangkan 2015 tidak hanya terjadi disini. “Hasil dari Pemilu ini dimenangkan oleh Abbi dari angkatan 2015 dan hal ini tidak hanya terjadi disini (PSSI). Himpunan lain yakni STIKOM Bali juga memiliki ketua himpunan dari angkatan 2015. Hal yang saya tekankan bukan masalah angkatan, tetapi yang dipilih mahasiswa adalah yang terpilih. Karena keputusan tertinggi ada di tangan mahasiswa.” Laras Apriliyanti (2015), salah satu peserta Pemilu Ketua HIMASIF yang ikut menyumbang suara, berpendapat bahwa ketua HIMASIF yang terpilih merupakan pilihan terbaik menurut mahasiswa PSSI.

Data Statistik Pemilih Ketua HIMASIF 2016/2017. (Grafik: Panitia VOC)
Data Statistik Pemilih Ketua HIMASIF 2016/2017. (Grafik: Panitia VOC)

Pemilu Ketua HIMASIF diikuti oleh 340 mahasiswa yang menggunakan hak suaranya dari 636 mahasiswa aktif Sistem Informasi, mulai dari angkatan 2010 sampai 2016. Angkatan 2010 tidak ada yang menyumbangkan suara dari 26 mahasiswa aktif. Hal serupa terjadi di angkatan 2011, sebanyak 31 mahasiswa aktif tidak menyumbangkan suaranya. Angkatan 2012 menyumbangkan suara sebanyak 18 suara dari 82 mahasiswa aktif. Angkatan 2013 menyumbangkan suaranya sebanyak 50 suara dari 86 mahasiswa aktif. Angkatan 2014 menyumbangkan 54 suara dari 64 mahasiswa aktif. Angkatan 2015 menyumbangkan 118 suara dari 178 mahasiswa aktif. Sedangkan angkatan 2016 menyumbangkan 100 suara dari 139 mahasiswa aktif. Data statistik pemilih tiap angkatan dalam bentuk grafik tersebut adalah sebagai berikut (Grafik: Panitia VOC):

whatsapp-image-2016-11-08-at-13-36-35-7 whatsapp-image-2016-11-08-at-13-36-35-5 whatsapp-image-2016-11-08-at-13-36-35-1 whatsapp-image-2016-11-08-at-13-36-35-6 whatsapp-image-2016-11-08-at-13-36-35-4-1 whatsapp-image-2016-11-08-at-13-36-35-4 whatsapp-image-2016-11-08-at-13-36-35-2 whatsapp-image-2016-11-08-at-13-36-35

Dari data tersebut didapatkan mahasiswa golput dengan menghitung selisih jumlah mahasiswa aktif dan jumlah mahasiswa yang menyumbangkan suaranya. Andry mengatakan, “Golput ya memang hak asasi-hak asasi dia (mahasiswa PSSI), berarti dia juga berhak menerima segala keputusan dan mendukung proses yang ada.”

“Pelaksanaan acara ya lancar-lancar saja, tidak ada kendala apa-apa pada sistem,” ujar Fitri. Kendala yang terjadi lebih mengarah ke mahasiswa, karena mahasiswa banyak yang mengalami kesulitan ketika memilih. Hal tersebut disampaikan Laras terkait kesulitannya memasukkan NIM menggunakan touch pen yang disediakan di dalam bilik. Fitri juga mengonfirmasi kesulitan tersebut dan menyampaikan bahwa hampir mahasiswa yang memilih, mengalami hal yang sama.

Fitri menambahkan, pada sistem sudah disimpan data mahasiswa PSSI aktif yang didapatkan dari Petugas TU PSSI. Sehingga ketika registrasi, sistem akan mengenali pemilih. Mahasiswa yang melakukan voting, di database sistem akan terdeteksi bahwa ia telah memilih, namun panitia tidak bisa melihat pemilih telah memilih siapa.

“Semoga Ketua HIMASIF yang sekarang bisa mengemban amanah, terus bisa membuat PSSI menjadi lebih baik di tingkat yang lebih tinggi lagi,” ujar Laras ketika ditanya harapannya untuk Ketua HIMASIF 2016/2017 yang terpilih. []

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password