Digital Mindset Domination, Langkah Awal Digital Entrepreneurship

Suasana menjelang meet up #3 JDEC di Gedung Plasa Telkom Jember (BINARY/Miftahul Hasanah)

     Jember Digital Entrepreneur Community (JDEC), sebuah tempat berkumpulnya pebisnis-pebisnis online di Jember, akhir pekan lalu (26/3) mengadakan meet up JDEC yang ketiga, berlangsung di meeting room Gedung Plasa Telkom Jember lantai 2. Acara meet up tersebut menghadirkan tiga pembicara yang telah memiliki pengalaman dalam meraup untung dalam berbisnis online, yaitu Arif Chandra, Fatkul Amri, dan Primanda Rama Yusendo. Tema yang diangkat pada meet up JDEC ketiga ini adalah “Maximize Your Product Discoverability”.

    Peserta yang datang tak hanya dari Jember, namun juga dari berbagai daerah seperti Bondowoso, Depok, dan beberapa kota lainnya. Antusiasme peserta terlihat dari jumlah peserta yang hadir melebihi kuota kursi yang disediakan. Bahkan beberapa peserta rela berdiri saat meet up berlangsung, dikarenakan tidak ada lagi tempat duduk yang tersisa.

Arif Chandra, salah seorang inisiator JDEC, menjadi pembicara pertama di pertemuan yang dihadiri oleh sekitar 50 orang tersebut. Materi yang diberikan oleh Arif Chandra yaitu Digital Mindset Domination sebagai langkah awal yang harus dilakukan digital entrepreneur dalam berbisnis, agar kemungkinan menghadapi kegagalan di awal berbisnis bisa diperkecil.

    Laki-laki yang pernah meraih keuntungan ribuan dollar dalam waktu beberapa hari tersebut mengungkapkan bahwa untuk menjadi seorang digital entrepreneur, menemukan kecocokan diri terhadap bisnis yang akan dijalani adalah hal yang utama. “Kita juga harus ngerti, sebelum kita terjun ke digital market, minimal kita harus ngerti mindset kita dulu cocoknya kita dimana. Kita nggak bisa ikut-ikut. Semua maen Adsense (Google Adsense, Red), kita maen Adsense. Contohnya ada startup, kita (juga) maen startup gitu. Kembali lagi fokus kita dimana. Nah, fungsinya digital mindset domination ini, gimana kita cari rule kita dulu. Pertama itu aja,” terang Arif Chandra.

    Arif Chandra juga mengakui, ia sempat berpindah-pindah bisnis dari tahun 2008. Mulai dari online shop, forex trading, hingga affiliate marketing. Lebih dari tiga tahun terakhir ini akhirnya ia memutuskan untuk fokus menjadi affiliate marketer dan digital product creator di JVzoo.com.

    Salah satu pencapaian terbaiknya menjadi digital entrepreneur, yaitu keberhasilannya menjual powerpoint video template hingga lebih dari 1500 copy dalam waktu 3 hari. Dari penjualan tersebut, ia meraup keuntungan sekitar 35.000 USD atau setara dengan Rp 466 juta.

    Dalam acara meet up tersebut, Arif Chandra juga memberikan tips kesuksesannya itu, salah satunya yaitu dengan memahami digital market behavior, tidak hanya sekadar memahami digital market saja. “Saya pikir semuanya sudah pada ngerti. Di online itu intinya cari traffic. Intinya itu online itu trennya lagi ngapain. Atau yang kedua, tekniknya ngapain gitu. Nah menurut saya itu hanya understanding digital market. Kita hanya sebatas ngerti. Tapi ketika kita mengerti digital market behavior-nya, kita bisa nge-arrange, kita bisa ngerti poin-poinnya harus inovasi dimana, kita harus develop yang seperti apa point selling-nya, optimize-nya seperti apa. Nah itu menurut saya, kalo cuma understanding digital marketing, dia hanya ngerti fundamentalnya saja,” tangkasnya

   Dalam meet up tersebut juga dijelaskan tentang platform pembuatan website seperti ubig.co.id dan sekilas tentang big data, yang dipaparkan oleh Fatkul Amri yang merupakan pembicara kedua. Lalu dilanjutkan dengan materi tentang beriklan menggunakan facebook page oleh full time internet marketer, Primanda Rama Yusendo, pembicara ketiga sekaligus terakhir dalam meet up yang berlangsung hingga pukul 16.30 tersebut. []

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password